Sunday, October 11, 2009

Aku dan si Pacar


Sampai saat ini, setelah hampir 3 bulan menjalin hubungan, masih sering aja orang-orang bertanya, "Kok bisa sih kalian jadian??" O-ow... Belum lagi ditambah mereka yang ingin tahu kisah detail kami. Haha.. Pasangan artis sih ya.. Jadi banyak mengundang gosip. Ge-er mode: on.

Lalu aku pun ikut berpikir-pikir. Hummm... Betul sekali hubungan ini bisa disebut amazing. Diawali dengan jarak Semarang-Jakarta yang entah berapa ratus kilometer jauhnya. Tapi ya, teknologi dapat menembus ruang-waktu, bukan? Lalu waktu yang terlewati. Aku tidak bertemu dengannya dalam kurun waktu 9 tahun. OMG.. bukan waktu yang singkat, bukan? Semenjak kepindahanku dari Semarang ke Bogor, melanglang buana ke Bandung, Jakarta, Depok, aku belum pernah sekalipun ke Semarang lagi. Bagiku, Semarang adalah masa lalu, masa kecil, masa ABG, masa puber, dan mulai terlupa oleh masa kini dan rencana masa depan. Tapi toh ternyata Tuhan mempertemukan aku lagi dengannya. Aku liburan ke Semarang -setelah waktu yang lama-, bertemu dan main dengannya selama 10 hari, dan huplaaa... Kami jadian! Lalu, setelah 10 hari yang singkat itu, dia kembali ke Semarang, aku kembali ke Depok. Menjalani kehidupan sehari-hari kami seperti biasa... 9 tahun, seperti baru berkenalan dengan orang baru...

Tentang perbedaan... Ah, terlalu banyak hal yang berbeda. Dia anak IPS, aku anak IPA. Dia hobi nonton, aku hobi baca. Dia anak gunung, aku anak lab. Dunia kami sangat-sangat berbeda. Dia tidak tahu Persamaan Schrodinger, tidak kenal Feyenman, tidak mengerti nama-nama rasi bintang. Sama seperti aku tidak paham ketika ia bicara tentang ilmu politik yang membuatku seperti bukan manusia peradaban. Atau ketika ia bicara tentang gunung, lembah, pendakian, pentualangan. Intinya, nggak nyambung!

Tapi toh, kami justru sangat menikmati hubungan ini. Sama-sama bisa saling belajar, sharing, memperkaya diri masing-masing. Lihat sisi positifnya, kami saling melengkapi. Well yah, aku emang nggak muluk-muluk sama hubungan ini. Niat baik, Bismillah, jalani dengan baik... Pun dia yang selalu bilang, nggak usah peduli apa kata orang, yang ada sekarang adalah aku dan kamu, kita. Yang penting kita menjalani dengan bahagia.

Wow... Cinta...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Friday, October 9, 2009

Terbiasa

Terlalu...
Terbiasa...
Mengerti...
Orang lain...

Sampai...
Lupa...
Bagaimana...
Cara...
Mengerti...
Diri sendiri...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Wednesday, September 9, 2009

Pikir..Pikir..

Sudah sebulanan lebih ini otakku banyak berputar dan mikir macam-macam hal. Bukan hal-hal berat sebenarnya, hanya saja kok ya aku sendiri malah bingung.

Mikirin kuliah, yang seharusnya udah selesai Agustus lalu tapi kok ya aku masih mendekam di kampus tercinta ini. Padahal, partnerku tersayang udah cabut ke Amrik sana dengan beasiswa belajar sampai S3. Aku? Masih di sini... Skrispsi, ga beres-beres karena alasan klise para mahasiswa tingkat akhir: Malas. Hahaha..

Adik-adik, sekarang mereka beranjak besar dengan kebutuhan yang juga beranjak banyak. Otomatis orang tua makin sering mendiskusikan banyak hal urusan rumah tangga denganku. Tanggung jawab anak sulung lah, ya... Orang Tua ku yang sebentar lagi insya Allah akan berangkat ibadah haji. Humm... Harus ikhlas akan takdir apapun yang nanti Ia berikan. Ortu sudah mengamanahkan banyak hal mulai dari bisnis mereka, urusan keuangan, urusan rumah tangga, urusan pegawai, sampai tektek bengek surat tanah dan asuransi.

Keuangan. Aku masih cari-cari kerjaan yang kira-kira cocok dan freelance untuk cari penghasilan. Bagaimana pun juga, ortu sudah memberi warning tidak akan memberiku uang kuliah lagi karena telat lulus. Huhuhu... Dengan kehidupanku yang sekarang? Dengan hobi jalan-jalanku? Dengan betapa borosnya aku sekarang ini?? Bagaimana nasibku nanti kalau benar-benar "dilepas" orang tua? Ayo giat mencari penghasilan!

Pacaran. Hahaha.. Bumbu kehidupan yang menyenangkan. Masalah-masalah lucu yang seringkali membuatku ingin ngakak guling-guling.

Well yah, hidup... Face it!


"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Thursday, August 27, 2009

Luluh...

Bilang saja saya lebay, kekanakkan, manja, atau melankolis. Terserah apa mau dikata, tapi mungkin memang seperti itu adanya.

Tiba-tiba saja, kemarin saya ingin merajuk pada sang pacar. Merasa tidak diperhatikan, tidak diinginkan, tidak dirindukan. Hanya karena saya merasa dia terlalu sibukberatdotcom. Padahal saya tahu ia sedang bekerja, saya tahu ia mencari nafkah untuk kehidupannya, saya tahu ia mencari uang tambahan untuk menabung dan terbang ke Jakarta untuk menemui saya. Dari pagi, hingga malam. Dan sepulangnya dia, kecapekan langsung tidur. Saya tahu itu, saya SEHARUSNYA mengerti.

Tapi kemarin saya sedang tidak ingin mengerti. Maka saya merajuk, mengambil langkah diam, dengan berbagai prasangka di otak. Dia kangen aku ga, sih? Sayang aku ga, sih? Kok sibuk banget ga inget aku apa, ya? Kok selalu aku yang ngasih dukungan dan semangat, sih. Aku butuh dia kok dia nggak ada? Aku kesepian kok dia nggak mengerti?

Lalu, sms-nya tak kubalas. Miskolnya tak kutanggapi. Telponnya tak kuangkat. Kudiamkan sampai malam. Rencananya, 2-3 hari aku akan mogok bicara seperti itu. Huhuhu... Namun apa yang terjadi? Semalam sebelum tidur, tiba-tiba ada panggilan jiwa untuk buka internet. Dan, upzzz..! Pacarku sayang lagi online! Tumben sekali...

Pacar (P) : Ay, aku nyariin kamu
Akhirnya ketemu, kan?
Ternyata kalau jodoh emang nggak kemana.. H3e...
Rhein (R) : Hah? Ngapain nyariin?
P : Kangen
R : Apa buktinya?
P : Buktinya ya aku di sini, ngenet, nungguin kamu online, dan akhirnya kamu dateng. Masih kurang?
R : Kurang (ceritanya, aku masih merajuk. Meski sudah mulai senang, karena ia tahu kebiasannku sering online. Hehehe..)
P : lha terus, apalagi dong?
R : (Ide jahilku timbul) Aku mau Mz pasang status di facebook "KANGEN TIA BANGET!" dan nggak boleh dihapus.
P : Hahahaha.. berapa lama?
R : sampai hilang sendiri. biasanya 1 minggu lah.. Gimana?
P : Asal Tia seneng... Selain itu, mau apa lagi?
R : Itu dulu aja. Sanggup, nggak? (Saya tahu, dia bukan tipikal orang yang suka mempertontonkan keromantisan di depan umum)

And Hupplaaa!! Bergantilah statusnya Fb-nya itu, seperti yang saya minta. Hahahaha.. Yang tak lupa langsung dikomentari teman-temannya. Tak lama, sebuah email darinya muncul di inbox.

"ketika semua memandang sebelah mata, aku tetap tegar untuk ada di samping mu.
ketika tak ada yang mendukung semua keputusan ku, aku tetap saja yakin dengan keputusan itu.

haruskah keraguan itu ku balas dengan kemunduran ku?? ku bilang, TIDAK AKAN!?
aku akan terus berjuang demi kamu. akan ku buktikan pada mereka bahwa akulah yang pantas mendapatkan hatimu.

mungkin kamu bertanya, kenapa aku melakukan ini semua?? asal tia tau, mz bnr2 sdh jatuh terlalu dalam cinta mu.

maaf jika ku belum bisa ikuti apa mau mu. tapi ku kan slalu berusaha untuk mencintai mu seperti bagaimana kamu ingin dicintai...

love u,, "

Bilang saja saya lebay, kekanakkan, manja, atau melankolis. Terserah apa mau dikata, tapi mungkin memang seperti itu adanya. Dan saya pun luluh...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Tuesday, August 25, 2009

Saya Lahir Bulan Juni

Hujan Bulan Juni

by: Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu


"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Tuesday, August 11, 2009

Dua Bulan

Dua bulan lalu, kami berdua masih sama-sama gadis ababil. Dengan tingkah laku nggak jauh beda dengan gadis-gadis lainnya. Nongkrong sana-sini, kelayapan dari resto ke resto, cafe ke cafe, ketawa ketiwi, gosip bergosip, bermain dengan para lelaki. Dua gadis cantik, bahagia dan menikmati kehidupan hedonisme-nya. Meski tak jarang itu hanya untuk lari dari masalah dan air mata.

Dua bulan lalu, masih terasa ringan semuanya. Saling dukung, cinta, dan doa. Terasa manis bahagia. Dua bulan lalu, masih begitu.

Dua bulan kemudian, waktu terasa singkat terlalui. Begitu banyak kejadian-kejadian silih berganti. Terasa benar-benar cepat. Oh, tidak terasa malah. Hingga tiba-tiba semua jadi seperti ini. Keputusannya, keputusanku, keputusan kami. Dan sekejap saja, "SPLASH!!" dunia kami begitu berubah. Ada tangis dan tawa di sana. Terasa gugup dengan permainan Tuhan yang sebegitu cepatnya. Benar-benar yah.. Kun fa yakun! Allah Maha Besar, pengendali segalanya.

Dua bulan kemudian, yaitu kini. Masih tetap ada saling dukung itu, saling cinta itu, dan tentu saling mendoakan itu. Kini, dan Insya Allah selamanya. Aku sayang kamu, selalu...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Thursday, August 6, 2009

...

Boleh bilang aku reaktif, boleh bilang aku childish. Tapi kan terserah apa kata orang yah..

FACEBOOK-ku SEDANG DEACTIVATED!

Silahkan tertawa puas, wahai gadis..

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."